PELNI Benahi Layanan Mudik Lebaran 2026, Hadirkan Menu Nusantara hingga Smartlock Digital
Portal Kawasan, JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) memperkuat layanan angkutan penumpang menjelang periode puncak mudik Lebaran 2026. Pembenahan dilakukan di seluruh armada guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama musim libur Hari Raya.
Manajer Komunikasi Korporasi PELNI, Nadya Nathasya, mengatakan perusahaan tidak hanya fokus pada aspek keselamatan dan kesiapan operasional kapal, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan penumpang.
“Inovasi terbaru kami di kapal penumpang adalah menghadirkan menu Sarapan Nusantara berupa nasi kuning dengan cita rasa khas daerah Indonesia. Menu ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman sarapan yang hangat dan berkesan selama pelayaran,” ujar Nadya, Jumat (27/2).
Di sektor konsumsi, PELNI juga memastikan standar keamanan pangan melalui penerapan sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Sejumlah kapal yang telah mengantongi sertifikasi tersebut antara lain KM Kelud, KM Dorolonda, KM Nggapulu, KM Lambelu, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Dobonsolo, KM Awu, dan KM Bukit Raya.
Sepanjang 2026, sertifikasi serupa akan diperluas ke KM Labobar, KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Binaiya, serta KM Tilongkabila. Standar internasional ini diterapkan untuk menjaga mutu, kebersihan, dan keamanan makanan bagi penumpang selama perjalanan laut. Selain itu, PELNI melakukan perawatan menyeluruh terhadap fasilitas kapal.
Pengetatan standar kebersihan diberlakukan di area publik, kabin, hingga toilet. Perusahaan juga meningkatkan kualitas kasur dengan material anti bakteri, anti air, dan anti api.
“Peningkatan kualitas tempat tidur ini kami lakukan untuk menambah kenyamanan sekaligus menjaga kebersihan selama pelayaran,” tambah Nadya.
Transformasi layanan juga menyasar aspek digitalisasi dan keamanan. Setelah diuji coba di KM Kelud, fitur smartlock atau sistem akses kabin digital akan diterapkan bertahap di KM Bukit Siguntang, KM Awu, dan KM Dorolonda pada 2026. Teknologi ini memungkinkan akses kabin yang lebih aman dan praktis bagi penumpang.
Di sisi lain, PELNI meluncurkan fitur ulasan perjalanan pada aplikasi PELNI Mobile. Melalui fitur tersebut, penumpang dapat memberikan rating dan review setelah perjalanan selesai.
“Fitur rating dan review di PELNI Mobile menjadi alat penting bagi kami untuk memastikan evaluasi dan peningkatan layanan berjalan terukur dan berkelanjutan. Penilaian mencakup kebersihan, fasilitas, makanan, dan pelayanan. Kami mengajak seluruh penumpang untuk aktif memberikan masukan,” ujar Nadya.
PELNI menegaskan komitmennya menghadirkan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau selama periode Angkutan Lebaran 2026, sekaligus mendukung kelancaran konektivitas antarwilayah di Indonesia. (ALN)
