Justin Adrian Dukung Penguatan JakAmbulans: Layanan Gratis Harus Menjangkau Seluruh Warga
Portal Kawasan, JAKARTA – Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, menyatakan dukungannya terhadap penguatan layanan JakAmbulans yang kini dilengkapi dengan Tim Medis Reaksi Cepat. Ia menilai inovasi ini sebagai langkah strategis memperkuat sistem layanan kesehatan darurat di ibu kota.
“Penguatan JakAmbulans dan kehadiran Tim Medis Reaksi Cepat adalah upaya penting untuk memastikan layanan darurat yang sigap dan merata bagi warga Jakarta,” ujar Justin, dalam keterangan resminya, Kamis (29/5).
Layanan ini, lanjutnya, tidak hanya gratis tetapi juga mencakup penanganan medis dari lokasi kejadian hingga ke rumah sakit. Ia menilai JakAmbulans sebagai bagian dari tiga program unggulan Pemprov DKI di bidang kesehatan, bersama Pasukan Putih dan JakCare.
Justin menegaskan bahwa layanan ini memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun 2016, yang menyatakan biaya ambulans ditanggung APBD.
“Karena itu, layanan ini harus benar-benar gratis dan mudah diakses seluruh warga tanpa kecuali,” tegasnya.
Saat ini, JakAmbulans didukung oleh 86 mobil ambulans, 17 motor ambulans, serta sistem terintegrasi dengan command center dan aplikasi JAKI. Namun, Justin menilai jumlah armada masih perlu ditingkatkan agar dapat melayani 267 kelurahan di Jakarta secara merata.
“Response time juga harus menjadi perhatian. Targetnya, tak boleh ada wilayah yang menunggu lebih dari 15 menit. Dengan Tim Medis Reaksi Cepat, saya berharap waktu tanggap bisa ditekan di bawah 10 menit,” paparnya.
Ia juga mendorong Pemprov DKI untuk aktif menyosialisasikan layanan ini kepada masyarakat.
“Sebagus apa pun layanannya, tidak akan maksimal jika warga belum tahu cara mengaksesnya. Kami akan terus mendorong perbaikan agar layanan ini benar-benar menyelamatkan nyawa, bukan sekadar menjadi simbol,” tutup Justin. (RXC/ALN)
