Podcast Offline Perdana, Kemenkum Edukasi Mahasiswa Cara Memulai Bisnis yang Legal dan Aman
Portal Kawasan, SEMARANG – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum) untuk pertama kalinya menggelar podcast What’s Up Kemenkum – Campus Calls Out secara offline, di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pentingnya pemahaman hukum sejak dini bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha.
Supratman menilai pengetahuan dasar tentang legalitas bisnis akan membantu pelaku usaha terhindar dari berbagai risiko hukum di kemudian hari. “Perlindungan hukum sejak awal akan membuat mereka jauh lebih aman. Kalau nanti bisnisnya menjadi besar, semuanya sudah tertata,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Acara di Undip dipilih sebagai debut podcast offline karena kampus tersebut dikenal melahirkan banyak tokoh hukum nasional, seperti Prof. Satjipto Rahardjo dan Prof. Muladi. “Luar biasa Undip. Banyak tokoh besar lahir dari sini,” kata Supratman.
Beneficial Owner untuk Cegah Ketidakadilan Bisnis
Dalam forum yang sama, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyoroti pentingnya penerapan aturan beneficial owner atau pemilik manfaat untuk menciptakan bisnis yang adil.
Ia memaparkan bahwa ada pelaku usaha yang menjalankan bisnis dengan modal reputasi dan akuntabilitas, namun harus bersaing dengan perusahaan yang digunakan sebagai sarana pencucian uang.
“Kalau beneficial owner dibiarkan, pelaku pidana bisa sembunyi di balik perusahaan. Mereka bisa menjual produk dengan harga sangat murah karena bukan keuntungan yang mereka cari,” tegas Ivan.

Reputasi dan Kepercayaan Jadi Modal Utama Bisnis
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menambahkan bahwa di era digital, akuntabilitas dan transparansi menjadi fondasi penting dalam membangun usaha.
“Modal bisnis itu bukan uang, tetapi nama baik, reputasi, dan kepercayaan. Dari akta perusahaan dan laporan keuangan yang jelas, investor akan datang,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap perkembangan usaha mulai dari pencarian modal, pengajuan proyek, hingga kerja sama besar selalu bergantung pada kelengkapan dokumen dan kepatuhan hukum.
Undip Tanamkan Etika Bisnis Sejak Dini
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Hukum Undip, Prof. Paramita Prananingtyas menegaskan bahwa Undip sudah menanamkan jiwa kewirausahaan kepada seluruh mahasiswa melalui mata kuliah khusus. Namun ia menekankan bahwa etika tetap menjadi akar utama.
“Kami mendorong mahasiswa menjadi wirausahawan, tapi etika bisnis tetap nomor satu. Transparansi itu kunci untuk mencegah penyalahgunaan,” ujarnya.
Menurut Paramita, keterbukaan dalam bisnis akan meningkatkan kepercayaan serta mencegah risiko terlibat dalam praktik Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Podcast offline perdana Kemenkum ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas edukasi hukum kepada generasi muda, khususnya terkait legalitas usaha dan pentingnya menjaga integritas dalam dunia bisnis. (ALN)
