SMPN 138 Jakarta Libatkan Tokoh Masyarakat dan Alumni dalam Pramuka, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa
Portal Kawasan, JAKARTA – SMP Negeri 138 Jakarta memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui Gerakan Pramuka dengan menggandeng tokoh masyarakat serta alumni lintas generasi dalam kepengurusan baru Gugus Depan (Gudep) JT 06.061–06.062 masa bakti 2025–2028.
Pelibatan unsur eksternal tersebut menjadi langkah baru dalam penguatan pembinaan siswa di lingkungan sekolah. Selain memperluas dukungan terhadap kegiatan kepramukaan, kebijakan itu juga diarahkan untuk menghadirkan pengalaman nyata bagi siswa melalui interaksi langsung dengan figur masyarakat dan alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang.
Kepala SMP Negeri 138 Jakarta selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Titah Sunarlestari, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengembangan mental, karakter, dan keterampilan peserta didik.
“Pramuka tidak boleh hanya menjadi menara gading. Dengan menggandeng tokoh masyarakat dan alumni yang telah sukses di berbagai bidang, siswa kami dapat langsung belajar dari keteladanan dan pengalaman nyata mereka,” kata Titah.
Dalam susunan kepengurusan baru, Ketua RW 05 Kelurahan Pulo Gebang Syarif Hidayatullah dipercaya menjadi Anggota Mabigus. Keterlibatan unsur masyarakat ini diproyeksikan memperkuat sinergi antara kegiatan kepramukaan sekolah dengan aktivitas sosial di lingkungan sekitar.
Sementara itu, sejumlah alumni turut bergabung dalam struktur organisasi, di antaranya Abdul Salam, Zainal Abidin, Agus Warsito, Ilham Adha, dan Revi Mudianingrum. Mantan tenaga pendidik SMPN 138 Jakarta, Ketut Prayitno, juga kembali terlibat dalam kegiatan pembinaan meski telah memasuki masa pensiun.

Keterlibatan alumni juga datang dari berbagai latar belakang profesi. Zainal Abidin yang merupakan anggota Polri aktif serta Agus Warsito yang bekerja di sektor swasta ditunjuk sebagai Anggota Mabigus.
Sekretaris Mabigus Abdul Salam menegaskan keterlibatannya merupakan bentuk komitmen terhadap keberlangsungan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Siapa pun orangnya, kalau mengaku sebagai Pramuka, maka dia harus memiliki keanggotaan aktif di gugus depan. Oleh karena itu, sebagai alumni dan sekaligus pendiri gudep di sekolah ini, saya tidak pernah meninggalkan gudep ini,” ujarnya.
Pengukuhan kepengurusan berlangsung di Ruang Multimedia SMP Negeri 138 Jakarta dan dipimpin langsung Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Cakung, Purwanto, serta dihadiri jajaran pengurus Kwarran.
Melalui kepengurusan baru yang melibatkan berbagai unsur, Gudep SMPN 138 Jakarta menyiapkan sejumlah program kerja, mulai dari bakti sosial lingkungan, pelatihan kewirausahaan bagi remaja, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan kepramukaan.
Gudep JT 06.061–06.062 yang berdiri sejak 14 Agustus 1986 selama ini dikenal sebagai salah satu gugus depan berprestasi di wilayah Kwarran Cakung. Pembinaan yang dijalankan difokuskan pada penguatan karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian sosial bagi peserta didik. (ALN)
