APTIKNAS Siap Buka DPD Baru, Bekasi Panaskan Mesin Digital Nasional
Portal Kawasan, BEKASI — Di tengah derasnya arus digitalisasi, Bekasi tak ingin tinggal diam. Kota industri ini menjadi saksi lahirnya semangat kolaborasi baru di dunia teknologi melalui ajang “Business Meet Up Bekasi” yang digelar Yorindo Communication dan didukung penuh oleh Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS).
Bertempat di Hotel ASTON Imperial Bekasi, forum ini tidak hanya menghadirkan 10 vendor teknologi ternama, tapi juga mempertemukan pengusaha lokal, distributor, dan merek teknologi dalam atmosfer yang penuh inspirasi dan ide segar. Lebih dari sekadar ajang tatap muka, kegiatan ini dirancang sebagai lokomotif penggerak bagi pertumbuhan ekosistem digital lokal.
Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. yang akrab disapa Hoky membuka acara dengan pesan yang kuat: “Ini bukan sekadar temu bisnis, ini platform strategis untuk menanamkan benih kolaborasi jangka panjang antar pelaku industri teknologi,” ujarnya.

Hoky, yang juga aktif di berbagai organisasi nasional, menekankan pentingnya adaptasi terhadap tren seperti CCTV berbasis AI, otomasi industri, dan digitalisasi sistem usaha.
Merek Lokal Unjuk Gigi
Salah satu momen paling membanggakan adalah ketika dua merek lokal, TECHMA dan KASSEN diberi panggung khusus untuk memperkenalkan produk mereka. Elin, Branch Manager TECHMA, dan Juwita Ningrum, Sales National Manager KASSEN, tampil percaya diri di hadapan para pemain besar industri. Inisiatif ini mencerminkan keseriusan APTIKNAS dalam membuka ruang bagi produk dalam negeri agar naik kelas dan bersaing secara nasional maupun global.
Tak berhenti di sana, sesi Sharing Project Financing dari Bank UOB turut memperkaya wawasan peserta. Tjhung Erlen Doresta, Branch Manager Bank UOB, memberikan tips strategis tentang pembiayaan proyek teknologi. Sesi ini menjadi angin segar bagi pengusaha yang ingin memperkuat pondasi bisnisnya tanpa hanya mengandalkan modal pribadi.

Menuju DPD APTIKNAS Bekasi?
Antusiasme peserta juga terlihat dari usulan konkret yang mengemuka. Rainer Francis dari PT Tricode Inovasi Teknologi mendorong agar DPD APTIKNAS Bekasi segera dibentuk untuk mempercepat dukungan organisasi terhadap pelaku usaha lokal. Ia menyampaikan ajakan: “Di era digital, yang unggul bukan yang paling besar, tapi yang paling cepat berinovasi dan mampu berkolaborasi.”
Pernyataan ini disambut tepuk tangan peserta yang merasakan langsung urgensi sinergi di tengah kompetisi global yang kian kompleks.

Lebih dari Sekadar Networking
Acara ditutup dengan sesi networking dan jamuan makan malam yang hangat dan cair. Para peserta bergantian memperkenalkan diri, bertukar kartu nama, dan yang terpenting, menanam benih kemitraan jangka panjang. Suasana informal ini justru memperkuat ikatan antar pelaku usaha yang sebelumnya hanya saling kenal lewat layar.
Yorindo Communication, yang digerakkan oleh Yolanda Roring, sekali lagi membuktikan komitmennya sebagai penyelenggara acara yang memahami denyut kebutuhan industri. Bersama mitra seperti PT Kota Cerdas Indonesia, mereka menciptakan ruang yang bukan hanya relevan, tapi juga berdaya guna nyata bagi pelaku TIK.
Vendor yang tampil dan memaparkan solusi unggulan antara lain vCloudPoint (Wowok Sujarwo), Seagate (Charles Halim), FORTEQ (Yoki Mulyadi Widjaja), serta GTeknologi Kamera Meeting Xacti.

Menuju Gelombang Baru Teknologi Lokal
APTIKNAS saat ini memiliki 30 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dan terus aktif membina pelatihan bersertifikat bersama LSP SDM TIK dan pemerintah. Mereka tak sekadar bicara perubahan, mereka menciptakan jalannya.
Dengan semangat yang menyala dari Bekasi, gelaran ini diharapkan menjadi pemantik untuk lebih banyak kegiatan serupa di berbagai sektor: dari pendidikan, rumah sakit, hingga manufaktur.
Karena dalam ekosistem teknologi, koneksi bukan hanya soal jaringan internet, tetapi juga tentang bagaimana manusia membangun jejaring kepercayaan dan kerja sama. (ALN)
