Kemenimipas Berangkatkan 661 Peserta Mudik Gratis, Siapkan 17 Bus ke Enam Kota
Portal Kawasan, JAKARTA — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberangkatkan 661 peserta dalam program Mudik Bersama Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (19/3). Program ini disiapkan untuk membantu pegawai dan keluarganya pulang kampung sekaligus mendukung pengurangan kepadatan arus mudik.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan program mudik bersama yang memasuki tahun kedua ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada keluarga besar Kemenimipas, terutama dalam meringankan beban biaya perjalanan.
“Ini adalah upaya untuk memberikan fasilitas kepada keluarga besar kita agar membantu mengurangi beban biaya mudik, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengurai kemacetan,” ujar Agus.

Ia juga menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik, baik saat di perjalanan maupun selama berada di kampung halaman. Agus mengingatkan para pengemudi untuk tidak terburu-buru dan tetap mengutamakan keselamatan.
“Driver harus hati-hati, tidak perlu terburu-buru. Lebaran masih panjang. Jaga keselamatan, termasuk saat menggunakan kendaraan roda dua, wajib pakai helm,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, melaporkan bahwa program mudik tahun ini menyediakan 17 armada bus dengan enam rute tujuan, yakni Lampung, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Surakarta, dan Semarang.
Dari total 803 pendaftar, sebanyak 661 peserta dinyatakan lolos verifikasi dan diberangkatkan. Para peserta terdiri dari pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang.

Program ini turut didukung sejumlah mitra, di antaranya Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara, Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp, yang berkontribusi dalam penyediaan armada bus.
Mudik bersama ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan Kemenimipas, yang juga mencakup Safari Ramadan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak.
Melalui program ini, Kemenimipas berharap para peserta dapat menjalani perjalanan dengan aman, mempererat silaturahmi, dan kembali bekerja dengan semangat baru usai Lebaran. (ALN)
