Peringati HUT ke-50, Permata MHT Ziarah ke Makam Mohammad Husni Thamrin
Portal Kawasan, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) menggelar ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin, TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Permata MHT yang bertepatan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Ziarah diawali dengan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin Kiai Mari’e Marzuki, dilanjutkan dengan pemaparan sejarah singkat perjuangan Mohammad Husni Thamrin oleh H. Beky Mardani.

Sejumlah pengurus DPP Permata MHT turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya H. Muhammad Nuh, H. Supli Ali, H. Hamzah, para Koordinator Wilayah Permata MHT se-Jakarta, keluarga besar Mohammad Husni Thamrin, Prof. Sylviana Murni, Azis Kafia, serta tokoh agama seperti Kiai Mahfudz Asirun dan Kiai Yusuf Aman yang juga menjabat Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua MUI DKI Jakarta.
Ketua Umum DPP Permata MHT, KH Marullah Matali, mengatakan peringatan setengah abad organisasi itu menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan Mohammad Husni Thamrin sebagai tokoh pemersatu masyarakat Jakarta.

Menurut Marullah, sosok Thamrin menjadi simbol persatuan sekaligus teladan dalam memperjuangkan kemaslahatan masyarakat.
“Mohammad Husni Thamrin adalah sosok yang mempersatukan kita. Apa pun kebaikan yang dilakukan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan masyarakat pasti akan terus dikenang. Itulah warisan perjuangan yang harus menjadi teladan bagi seluruh keluarga besar Permata MHT dan masyarakat Jakarta,” jelas Marullah.
Ia menegaskan, penyematan nama Mohammad Husni Thamrin dalam organisasi Permata MHT merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar sang pahlawan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Betawi dan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, H. Beky Mardani mengulas perjalanan perjuangan Thamrin, mulai dari kiprahnya sebagai anggota Dewan Kota Batavia, anggota Volksraad, hingga pendiri organisasi Kaum Betawi yang mengantarkan keterwakilan masyarakat Betawi dalam Kongres Pemuda 1928.
Beky juga menyoroti peran Thamrin dalam membela rakyat kecil, memperjuangkan penggunaan istilah “Indonesia”, serta mendorong pembangunan kampung-kampung Betawi.

“Mohammad Husni Thamrin bukan hanya tokoh Betawi, tetapi juga tokoh bangsa. Seluruh perjuangannya selalu berpihak kepada rakyat dan menjadi inspirasi yang tetap relevan hingga hari ini,” kata Beky.
Ketua Dewan Pembina DPP Permata MHT, H. Fauzi Bowo, menilai nilai perjuangan Mohammad Husni Thamrin tetap relevan di tengah dinamika dan tantangan Jakarta saat ini.

“Kondisi Jakarta hari ini memang berbeda dengan masa perjuangan Mohammad Husni Thamrin, tetapi semangat beliau tetap relevan, bahkan melampaui zamannya. Mari kita jadikan perjuangan beliau sebagai inspirasi untuk menjaga, mengawal, dan membangun kota yang kita cintai,” ungkap Fauzi.
Melalui ziarah tersebut, DPP Permata MHT berharap semangat perjuangan Mohammad Husni Thamrin terus hidup dan menjadi penguat persatuan masyarakat Betawi, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan Jakarta yang akan memasuki usia lima abad. (ALN)
