Peringati HUT ke-78, BMKG Tegaskan Komitmen Peringatan Dini dan Penguatan SDM
Portal Kawasan, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem peringatan dini dan sumber daya manusia (SDM) unggul saat membuka peringatan Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-78 di Kantor Pusat BMKG, Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/7).
Dengan mengusung tema “Wujudkan Peringatan Dini untuk Semua, Aksi Dini oleh Semua”, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menekankan pentingnya penyebaran informasi yang cepat, tepat, dan mudah dipahami masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 31 Tahun 2009.
“Tugas utama BMKG adalah menyiapkan dan menyebarluaskan peringatan dini. Sistem sudah kita bangun sejak 2008, kini waktunya kita perkuat dari sisi kecepatan, ketepatan, akurasi, dan jangkauan,” tegas Dwikorita dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi harus ditopang oleh kecerdasan manusia, baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual. Dwikorita mengapresiasi seluruh pegawai BMKG yang terus berjaga 24 jam demi memastikan informasi kebencanaan, cuaca, dan iklim tersampaikan secara akurat.
Dalam kesempatan itu, Dwikorita mengumumkan bahwa BMKG akan segera menempati gedung baru dengan superkomputer mutakhir. Namun, ia menegaskan bahwa keandalan sistem tetap bergantung pada kualitas SDM yang mengelolanya.

BMKG pun terus mengembangkan Program SDM Unggul, yang kini mencatatkan 619 ASN tengah menempuh pendidikan magister dan doktoral. Jumlah pegawai bergelar doktor meningkat pesat dari 49 orang pada 2022 menjadi lebih dari 100 orang pada 2025.
“Program ini terbuka untuk semua pegawai, bukan hanya pejabat. Selama memenuhi syarat, seperti TOEFL 550 atau IELTS 6.5, siapa pun bisa ikut,” jelasnya.
Dwikorita juga menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung kerja-kerja BMKG. Menurutnya, kehadiran AI bukan ancaman, melainkan peluang untuk mendorong pegawai mengambil peran strategis sebagai agen literasi, edukasi publik, dan advokasi kebijakan.
“AI akan membantu proses teknis, tapi peran manusia tetap penting dalam menyampaikan informasi dan membangun kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya.
Peringatan HMKG ke-78 juga diramaikan dengan kegiatan jalan sehat, pemotongan tumpeng, hiburan musik, serta bazaar yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BMKG. Acara ini menjadi simbol kebersamaan seluruh civitas BMKG, dari pejabat tinggi hingga staf, dalam menyongsong masa depan lembaga yang semakin adaptif, tangguh, dan humanis. (SHR/ALN)
