Arena Bola 2025: Turnamen Antar-SMA yang Jadi “Senjata” Baru Cegah Tawuran Pelajar
Portal Kawasan, JAKARTA — Di tengah maraknya kasus tawuran pelajar di Jakarta Selatan, ratusan siswa justru memilih lapangan hijau sebagai arena adu gengsi yang jauh lebih sehat.
Turnamen sepak bola antar SMA bertajuk Arena Bola 2025, yang digelar di Pancoran Soccer Field, Aldiron, pada 6–7 Desember 2025 lalu itu sukses menjadi magnet baru bagi pelajar untuk menyalurkan energi lewat kompetisi positif.

Menariknya, ajang ini bukan digagas oleh lembaga resmi, melainkan lahir dari inisiatif empat pelajar SMA: Flo Felix (SMA Jubilee), Andi Akmal Fatir (Al Azhar Pusat), Almer Jannatan M (SMAN 26 Jakarta), serta satu anggota termuda, Bedirgha Pramestya Putra alias Dirga, yang bahkan masih duduk di bangku SMP Labschool Kebayoran.
Kompetisi Serius, Panitia Pelajar Bermental Profesional
Meski masih berstatus pelajar, panitia Arena Bola 2025 merancang ajang ini selayaknya turnamen profesional. Mereka membentuk sport committee lintas sekolah, memilih wasit berlisensi, serta menyiapkan sistem pertandingan yang rapi dan terukur.

“Arena Bola hadir untuk menciptakan ruang positif bagi pelajar SMA, membangun kekerabatan dan solidaritas melalui olahraga,” ujar Flo Felix, dalam siaran pers yang diterima, Kamis (11/12).
Almer Jannatan menambahkan bahwa persiapan acara ini berlangsung hanya dalam hitungan minggu. Namun pengalaman mereka menangani tiga event besar sebelumnya membuat koordinasi tetap solid.

“Tantangannya cuma waktu. Tapi semua bisa kami selesaikan. Semoga Arena Bola jadi tradisi tahunan dan tempat munculnya bibit pesepak bola nasional,” ujarnya.
Dirga, Panitia Termuda yang Menemukan “Arah Hidup” Baru

Di balik keseruan kompetisi, sosok Dirga menjadi perhatian tersendiri. Meski baru SMP, ia dipercaya menjadi panitia inti dan mengaku turnamen ini mengubah kesehariannya.
“Dulu saya lebih sering nongkrong dan main game. Sekarang saya punya kegiatan positif dan ingin membuat orang tua bangga,” tuturnya. Ia juga merasa diterima sepenuhnya oleh panitia SMA lainnya.
Para orang tua pun memberikan dukungan total, termasuk keluarga Andi Akmal yang awalnya sempat ragu, namun akhirnya bangga melihat kualitas penyelenggaraan acara.

16 Tim Bertarung, Lapangan Bertaraf FIFA Jadi Pentas Utama
Turnamen ini diikuti 16 tim dari berbagai SMA, termasuk satu sekolah dari Tangerang. Setiap tim menurunkan 18 pemain dengan biaya pendaftaran Rp2 juta.
Pancoran Soccer Field yang memiliki standar FIFA dipilih sebagai venue, dilengkapi area penonton, tenant, serta berbagai hiburan pendamping seperti DJ performance, booth sponsor, kuliner, dan area komunitas.
Dukungan sponsor datang dari DRX Token, PT Kurma, dan PS Store, dan panitia optimistis jumlah sponsor akan meningkat tahun depan.

Hasil Final Arena Bola 2025
Setelah dua hari pertandingan yang berlangsung ketat, tiga sekolah berhasil naik podium:
– Juara 1: SMA Muhammadiyah 3 — Rp7,5 juta
– Juara 2: SMA Negeri 47 Jakarta — Rp5 juta
– Juara 3: SMA Al Izhar Pejaten — Rp3,5 juta
Ajang ini kemudian ditutup dengan award ceremony, sesi foto bersama, serta apresiasi untuk seluruh pihak yang terlibat. (ALN)
