Kapolri Pimpin Apel Operasi Ketupat 2025: 164 Ribu Personel Siap Amankan Mudik Lebaran
Portal Kawasan, SURABAYA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik Idul Fitri 1446 Hijriah.
Apel berlangsung di Lapangan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2025 terbagi dalam dua tahap: tahap pertama dimulai hari ini untuk delapan Polda prioritas, sementara tahap kedua pada 26 Maret untuk 28 Polda lainnya. Operasi ini akan berlangsung 14 hingga 17 hari, dengan prediksi puncak arus mudik pada 28-30 Maret dan arus balik pada 5-7 April.
“Operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan dari Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, Basarnas, BMKG, dan instansi terkait. Kami juga mendirikan 2.835 posko pengamanan di berbagai titik strategis,” ujar Kapolri, seperti dikutip dalam siaran persnya, Kamis (20/03).
Ribuan posko tersebut terdiri dari 1.738 Pos Pengamanan, 788 Pos Pelayanan, dan 309 Pos Terpadu, yang akan menjaga 126.736 objek pengamanan, termasuk tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata.

Rekayasa Lalu Lintas & Pelayanan Mudik 24 Jam
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian akan menerapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, seperti pengaturan kendaraan sumbu tiga, sistem ganjil-genap, contraflow, dan one way di jalur tol utama dan arteri.
“Kami memastikan arus mudik berjalan lancar dengan strategi lalu lintas yang fleksibel sesuai kondisi di lapangan. Selain itu, masyarakat bisa mengakses hotline 110 selama 24 jam untuk mendapatkan informasi dan layanan darurat,” tambah Kapolri.
Dengan persiapan matang ini, diharapkan perjalanan mudik Idul Fitri 2025 dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat. (RXC/ALN)
