Diserbu 2.000 Tamu, Halalbihalal Bekky Mardani Satukan PMI hingga Seniman Betawi
Portal Kawasan, JAKARTA — Kediaman Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Bekky Mardani di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, dipadati ribuan warga dalam acara halalbihalal yang digelar pada Sabtu (28/3/2026). Kegiatan open house tersebut menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas yang mempertemukan unsur budaya, kemanusiaan, hingga pemerintahan.
Sejak pagi hari, arus kedatangan tamu terus mengalir dan memuncak hingga siang. Sekitar dua ribu orang tercatat hadir, terdiri dari jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dan PMI kota se-DKI, para seniman Betawi, tokoh masyarakat, hingga keluarga dan kerabat dekat tuan rumah.
Bekky Mardani mengatakan, momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat hubungan sosial dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan. Harapannya, hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin bisa terus dijaga tetap hangat dan solid,” ujar Bekky.
Sejumlah tokoh dan seniman Betawi turut hadir, di antaranya Hj Tonah, Munaroh, Bang Madit, H. Hendi, pelukis Sarnadi Adam, Yusron Sjarief, Sofwan Amin, Bahtiar Pitung, Bang Zahrudin, Bang Aden, hingga Si Ucup. Kehadiran mereka menambah semarak suasana yang kental dengan nuansa budaya Betawi.
Dari unsur PMI, tampak Ketua PMI Jakarta Timur Krisdianto, Ketua PMI Jakarta Pusat Asep Juanda, Ketua PMI Jakarta Selatan Mundari, serta Ketua PMI Jakarta Barat RM Amien Haji. Sementara PMI Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diwakili oleh jajaran kepala markas.

Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan seperti Haji M Nuh, Forum Jurnalis Betawi (FJB), serta Ketua ASTRABI Yusron Sjarief. Dari unsur pemerintah, kegiatan ini dihadiri Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Matsani Arsyad dan Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanuddin.
Interaksi antar tamu berlangsung cair, mencerminkan kedekatan antara tokoh masyarakat, relawan kemanusiaan, hingga pelaku seni budaya.

Halalbihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga wadah mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang kebersamaan.
Acara yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB tersebut ditutup dalam suasana hangat. Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga solidaritas sosial, tidak hanya pada momen Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (ALN)
