Gunung Marapi Bergolak! Letusan Dahsyat Semburkan Abu ke Langit
Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali diguncang fenomena alam yang mencekam! Gunung Marapi, sang raksasa tidur yang tengah bergolak, melepaskan amarahnya dengan letusan dahsyat pada Rabu (2/4) sore, tepat pukul 16.04 WIB.
Awan pekat membumbung tinggi ke langit, menciptakan pemandangan yang menggetarkan jiwa. Tinggi kolom abu yang mencapai 1.000 meter seakan menjadi pertanda bahwa alam sedang menunjukkan kekuatannya yang tak terbendung.
“Gunung Marapi meletus pada pukul 16.04 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu terlihat kelabu pekat dengan intensitas tebal, mengarah ke timur,” ungkap Petugas Pos Pengamat Gunung Api Marapi Bukittinggi, dalam keterangan resminya, Kamis (3/4).
Guncangan dahsyat ini pun terekam jelas di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi 39 detik. Getarannya seakan menandakan peringatan keras dari perut bumi yang tak ingin diremehkan.
Tak hanya sore ini, letusan sang Marapi telah mengguncang kawasan itu sejak pagi. Pada pukul 06.25 WIB, ledakan pertama terjadi, menyemburkan abu setinggi 350 meter ke udara.
Kolom abu kelabu menyelimuti langit dengan intensitas sedang hingga tebal, bergerak perlahan ke timur laut. Erupsi pagi ini juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 1.6 mm dan durasi sekitar 57 detik.
Keadaan di sekitar gunung semakin mencekam. Dari Bukittinggi hingga Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang, pemandangan Marapi yang bergolak terlihat jelas dari segala arah. Masyarakat pun mulai waspada, mengantisipasi kemungkinan letusan susulan yang lebih dahsyat.
Petugas mengingatkan, pendakian ke Gunung Marapi kini dilarang keras! Pencinta alam yang nekat menerobos batas berisiko besar menghadapi bahaya yang mengintai. “Sesuai rekomendasi, tidak ada aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak letusan,” tegas Rifan, petugas pemantau.
Akankah amukan Marapi berlanjut? Ataukah ini hanya permulaan dari serangkaian letusan dahsyat? Warga diminta untuk tetap waspada dan terus mengikuti perkembangan dari otoritas terkait.
Alam sedang berbicara, dan kita hanya bisa bersiap menghadapi kekuatannya yang tak terduga! (RXC/AGS/ALN)
