Sampah Liar di Jembatan Ciliwung Marak, Kebon Manggis Perketat Pengawasan
Portal Kawasan, JAKARTA – Kelurahan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, mulai melakukan penjagaan di kawasan jembatan kuning (red = sebutan jembatan ciliwung) yang menjadi perbatasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan untuk mencegah maraknya pembuangan sampah liar.
Penjagaan dilakukan menyusul masih ditemukannya pengendara, pedagang, maupun warga luar yang membuang sampah sembarangan di sekitar jembatan Ciliwung, yang berbatasan dengan wilayah Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan.
Plh Lurah Kebon Manggis, Agung Budi Santoso, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mensterilkan lokasi dari aktivitas pembuangan sampah liar.

“Sehubungan masih adanya sampah liar di jembatan Ciliwung berbatasan antara Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, khususnya Kelurahan Kebon Manggis dan Kelurahan Manggarai, malam ini kita mulai penjagaan di lokasi,” ujar Agung.
Menurut dia, penjagaan sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lagi menjadikan kawasan jembatan sebagai tempat membuang sampah.

“Beberapa malam ini sambil sosialisasi, kami mengimbau warga untuk tidak membuang sampah di lokasi ini,” katanya.
Agung menegaskan, setelah masa sosialisasi berakhir, pihak kelurahan akan mengambil tindakan terhadap warga yang masih kedapatan membuang sampah di lokasi tersebut.
“Untuk hari-hari ke depannya, setelah selesai sosialisasi, apabila masih ada warga yang membuang sampah di lokasi ini, akan kami tindak dengan tegas sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Ia menyebut pelanggaran tersebut dapat dikenakan sanksi berupa denda maupun kurungan. Besaran denda yang disebutkan mencapai sekitar Rp500 ribu, sementara ancaman kurungan hingga tiga bulan.
Sudah Berlangsung Lama
Kasie Ekbang Kelurahan Kebon Manggis, Masudah, mengatakan persoalan sampah liar di kawasan tersebut bukan masalah baru. Menurutnya, aktivitas pembuangan sampah telah berlangsung cukup lama sehingga perlu ditangani secara konsisten.
“Kita melakukan piket untuk mengimbau dan menegur para warga yang membuang sampah di jembatan. Memang ini sudah berlangsung sangat lama, namun ini tidak boleh kita biarkan,” kata Masudah.

Ia menambahkan, jajaran kelurahan akan terus berupaya mengurangi hingga menghentikan aktivitas pembuangan sampah liar di lokasi tersebut.
Sementara itu, Ketua RW04 Kebon Manggis, Suparlan, berharap penjagaan dan penertiban tersebut dapat membuat kawasan jembatan tetap bersih dan tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah.
“Harapan kita aman, supaya tidak terus menjadi tempat pembuangan sampah liar,” ujar Suparlan.
Ia mengingatkan warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, bukan di kawasan jembatan.
“Seharusnya di bak-bak yang telah kita siapkan. Kalau di warga pasti sudah ada petugas-petugas tersendiri,” katanya.

Suparlan juga menyoroti kebiasaan membuang sampah di lokasi tersebut yang dinilai dapat membuat warga maupun pedagang terbiasa menjadikan jembatan sebagai tempat pembuangan.
Karena itu, ia berharap setelah kawasan dibersihkan, pengangkutan sampah oleh petugas tidak lagi dilakukan dari titik tersebut jika memang sudah tidak ada warga yang membuang sampah sembarangan.
“Kita harapkan ke depannya kondusif, aman, dan tidak ada sampah lagi,” pungkasnya.
