JakOne Mobile Tersungkur, Gubernur Pramono: Dana Nasabah Aman!
JAKARTA – Ibu kota mendadak digegerkan oleh guncangan digital ketika JakOne Mobile, aplikasi andalan Bank DKI, mendadak tumbang layaknya pahlawan super kehabisan energi.
Ratusan ribu jempol nasabah gagal login, saldo menghilang dari pandangan, dan keresahan pun merebak lebih cepat dari promo diskon lebaran.
Namun di tengah riuh kekhawatiran yang membuncah seperti air bah, muncul suara penenang dari pucuk kepemimpinan Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara dengan penuh ketegasan.

“Kami memberikan jaminan kepada nasabah Bank DKI di mana pun, di cabang mana pun, bahwa dananya dijamin oleh Bank DKI. Saat ini kami sedang mendalami, terutama yang berkaitan dengan teknologi informasi (IT),” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Selasa (8/4).
Tak tanggung-tanggung, di hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran—saat sebagian orang masih terjebak antara rendang dan kasur—Gubernur langsung menggelar pertemuan darurat. Para direksi Bank DKI dikabarkan dipanggil layaknya panglima di medan perang digital.
Dalam pernyataannya, Gubernur Pramono menegaskan keseriusannya mengatasi insiden ini. Ia bahkan menyiratkan bahwa tim IT sedang berjibaku menyusuri lorong-lorong server dan belantara sistem, berusaha menyelamatkan saldo-saldo yang mungkin sedang merenung di pojok data center.

Masyarakat pun diminta untuk tidak panik, tidak perlu refresh aplikasi setiap 3 detik atau menuduh saldo kabur ke dimensi lain. Dana Anda tidak lenyap, tidak berubah jadi NFT, dan tidak dibarter dengan like di media sosial.
Keamanan dana dijamin. Yang hilang hanyalah sinyal… dan sedikit kesabaran. (RXC/ALN)
