Skrip Original Berbagi Suami Laku Rp15 Juta, Total Donasi untuk Korban Gempa NTT Tembus Rp18,3 Juta
Portal Kawasan, JAKARTA – Skrip original film Berbagi Suami (2006) karya sutradara Nia Dinata berhasil dilelang seharga Rp15 juta dalam acara Celebrating Independence Through Cinema yang digelar Ledakan X GLITZ Inclusive di Kuningan City, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Lelang tersebut menjadi salah satu momen utama dalam acara yang memadukan apresiasi terhadap sinema Indonesia dengan aksi solidaritas kemanusiaan. Selain skrip original, baju juga dilelang dan menghasilkan Rp2,5 juta.
Donasi kemudian bertambah dari 20 persen hasil penjualan tiket yang mencapai Rp843 ribu. Dengan demikian, total dana yang terkumpul dalam kegiatan tersebut mencapai Rp18.343.000.

Seluruh dana akan disalurkan melalui Kun Humanity System+ untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Acara tersebut turut menghadirkan Nia Dinata serta para pemeran Berbagi Suami 2.0, yakni Morgan Oey, Jihane Almira, Leoni V.H, dan Sharon Sitania. Mereka berbagi cerita mengenai film sekaligus menghadirkan sneak peek Berbagi Suami 2.0 yang dijadwalkan tayang pada awal 2027.

Kegiatan Celebrating Independence Through Cinema digelar melalui kolaborasi Ledakan, komunitas screening yang menyasar generasi Z, dengan GLITZ Inclusive. Agenda tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan kecintaan terhadap film Indonesia dengan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Film Berbagi Suami (2006) disutradarai sekaligus ditulis Nia Dinata dan diproduseri Melissa Karim dengan Nia Dinata sebagai co-producer.

Film tersebut melibatkan Ipung Rachmat Syaiful ICS sebagai director of photography, Rico Marpaung sebagai art director, Tania Soeprapto sebagai costume designer, Aktris Handradjasa sebagai head of makeup, serta Aghi Narottama sebagai music director.
Sejumlah pemain yang terlibat dalam film tersebut antara lain Morgan Oey, Jihane Almira, Rory Asyari, Tara Basro, Aming, Didik Nini Thowok, Ferry Salim, Leony V.H, Olga Lydia, Melissa Karim, Ayushita, Ersa Mayori, Atiqah Hasiholan, dan Sharon Sitania. (ALN)
