BINUS Gelar Grand Final SIS Web Design Competition 2026, Dorong Lahirnya Talenta Digital Kreatif
Portal Kawasan, TANGERANG – BINUS University melalui School of Information Systems menggelar Grand Final SIS Web Design Competition 2026 di BINUS @Alam Sutera sebagai upaya mendorong lahirnya talenta digital kreatif dari kalangan siswa SMA sederajat.
Kompetisi tersebut menghadirkan 10 finalis terbaik yang menampilkan beragam karya website dengan tema dan solusi digital yang berfokus pada kebutuhan masyarakat.
Para peserta mempresentasikan hasil karya mereka melalui sesi presentasi, penilaian langsung (live judging), hingga pengumuman pemenang yang disaksikan peserta, guru pendamping, dosen, dan tamu undangan.
Berbagai karya yang dipresentasikan para finalis mengangkat isu-isu yang dekat dengan perkembangan saat ini, seperti edukasi digital, keberlanjutan (sustainability), pengembangan UMKM, hingga solusi berbasis pengalaman pengguna (user experience) untuk mempermudah aktivitas masyarakat di era digital.
Sebelum memasuki tahap grand final, peserta juga mendapatkan pelatihan pengembangan website menggunakan platform WordPress dengan dukungan Biznet Gio Cloud dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Hasil karya yang dikumpulkan kemudian diseleksi untuk menentukan 10 peserta terbaik.
Head of Information Systems Program BINUS @Alam Sutera, Marisa Karsen, mengatakan kompetisi tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendukung pengembangan ekosistem digital kreatif di Indonesia sekaligus membuka ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi.
“Melalui SIS Web Design Competition 2026, kami melihat bagaimana generasi muda mampu menghadirkan ide-ide kreatif yang tidak hanya inovatif secara teknologi, tetapi juga memiliki keberdampakan bagi masyarakat,” ujar Marisa.
Menurut dia, kompetensi dalam menciptakan solusi berbasis teknologi menjadi salah satu kemampuan penting yang dibutuhkan di tengah perkembangan industri digital yang bergerak cepat.
“Kami percaya peserta tidak hanya belajar bagaimana membuat dan mendesain website, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memberikan nilai tambah dan menjawab kebutuhan pengguna,” katanya.
Melalui kompetisi tersebut, BINUS juga ingin mendorong peserta mengembangkan kemampuan di bidang pengembangan web, antarmuka pengguna, pengalaman pengguna, hingga digital problem solving sebagai bekal menghadapi kebutuhan industri di masa depan.
Antusiasme peserta dan beragam karya yang ditampilkan pada grand final dinilai menjadi gambaran potensi generasi muda Indonesia dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. (ALN)
